Kediri, Dukungan terhadap upaya pengusutan dugaan kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam rekrutmen perangkat desa tahun 2023 di Kabupaten Kediri terus menguat.
Aliansi Kediri Bangkit melalui penggeraknya, Rahmad Pradana, menyatakan akan mengajak seluruh masyarakat Kediri untuk turut mendukung langkah Bupati Kediri, Mas Dito, dalam mengusut dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam kasus tersebut.
“Kami akan mengajak masyarakat Kediri untuk bersama-sama mendukung Mas Dito dalam mengantarkan dan mengusut pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus KKN perangkat desa tahun 2023,” tegas Rahmad Pradana.
Gerakan ini juga mendapatkan dukungan dari tokoh masyarakat, Mak Isminah, yang dikenal sebagai Srikandi Kediri. Ia menyatakan komitmennya untuk berada di barisan rakyat dalam mendorong transparansi dan keadilan.
“Saya mendukung penuh Aliansi Kediri Bangkit. Kediri harus bersih dari praktik KKN. Kasus ini harus diusut sampai tuntas,” ujar Mak Isminah.
Dugaan keterlibatan dalam kasus tersebut mencakup sejumlah unsur, antara lain:
– Kepala Desa
– Camat
– Kepala Dinas
Aliansi Kediri Bangkit menilai bahwa pengusutan kasus ini harus dilakukan secara serius, transparan, dan tanpa tebang pilih, demi menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
“Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal keadilan bagi masyarakat Kediri. Jangan sampai praktik seperti ini terus berulang,” tambah Rahmad.
Melalui gerakan ini, Aliansi Kediri Bangkit mengajak seluruh elemen masyarakat untuk:
– Mengawal proses hukum secara aktif
– Menuntut transparansi dari pihak berwenang
– Mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berintegritas
Aliansi Kediri Bangkit menegaskan akan terus berada di garis depan dalam perjuangan melawan praktik KKN serta memastikan aspirasi masyarakat Kediri tersampaikan dan diperjuangkan secara konsisten.
